1. Home
  2. »
  3. Bidang IKPSDA
  4. »
  5. Pemkab Grobogan Fokus Benahi Drainase dan Trotoar, Wajah Kota Purwodadi Disiapkan Lebih Tertata
Pemkab Grobogan Fokus Benahi Drainase dan Trotoar, Wajah Kota Purwodadi Disiapkan Lebih Tertata

Pemkab Grobogan Fokus Benahi Drainase dan Trotoar, Wajah Kota Purwodadi Disiapkan Lebih Tertata

Purwodadi – Pemerintah Kabupaten Grobogan terus mematangkan langkah strategis penataan Kota Purwodadi melalui program terpadu pengendalian banjir, perbaikan sistem drainase, serta penataan trotoar dan pedestrian. Upaya ini diarahkan untuk mengurangi persoalan banjir dan genangan yang kerap terjadi di kawasan pusat kota sekaligus mempercantik wajah ibu kota kabupaten.

Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan disetujuinya rencana pinjaman daerah jangka menengah sebesar Rp200 miliar pada Tahun Anggaran 2026, yang salah satu fokus utamanya adalah penataan Kota Purwodadi. Dari total anggaran tersebut, Rp88 miliar dialokasikan khusus untuk infrastruktur pengendalian banjir dan penataan kota, meliputi pembangunan drainase serta trotoar di sejumlah ruas jalan strategis.

Drainase Terintegrasi Kawasan Pusat Kota

Penanganan banjir difokuskan pada kawasan pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat yang selama ini rawan tergenang saat hujan deras. Salah satu paket utama adalah pembangunan drainase di Ruas Jalan Ahmad Yani yang dibarengi dengan penataan trotoar di Ruas Jalan S. Parman, dengan nilai anggaran sekitar Rp27,96 miliar.

Proyek ini dirancang untuk mengalirkan genangan air di sekitar Alun-alun Purwodadi, Pendopo Kabupaten, serta kawasan Jalan Kartini dan Kapten Tendean, menuju Sungai Sadon sebelum diteruskan ke Sungai Lusi, Sungai Kuripan, hingga Sungai Serang.

Selain paket tersebut, Pemkab Grobogan juga menyiapkan sejumlah paket pekerjaan bernilai besar lainnya yang terintegrasi antara pembangunan drainase dan penataan pedestrian. Di antaranya adalah:

  • Pembangunan drainase dan trotoar di Ruas Jalan D.I. Panjaitan, dengan nilai anggaran sekitar Rp20,12 miliar. Pekerjaan ini diarahkan untuk mengalirkan air dari kawasan Jalan D.I. Panjaitan menuju sistem drainase utama di Jalan S. Parman dan Jalan Ahmad Yani sebelum masuk ke Sungai Sadon.
  • Pembangunan drainase dan trotoar di Ruas Jalan Siswamiharjo, yang dianggarkan sekitar Rp14,95 miliar. Paket ini ditujukan untuk mengurangi genangan di kawasan permukiman dan perdagangan, dengan sistem aliran air yang terhubung ke jaringan drainase Jalan Kapten Tendean, R. Suprapto, Pujapura I, hingga Jalan Ahmad Yani.
  • Pembangunan drainase dan trotoar di Ruas Jalan Kapten Tendean, dengan nilai anggaran sekitar Rp14,65 miliar. Ruas ini menjadi salah satu jalur penting di pusat kota sehingga penataan drainase dan pedestrian diharapkan mampu meningkatkan fungsi kawasan sekaligus memperbaiki estetika lingkungan.

Ketiga ruas tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung kawasan perdagangan, jasa, dan permukiman di pusat Kota Purwodadi, sehingga penanganannya diprioritaskan dalam program pengendalian banjir perkotaan.

Perencanaan Teknis Disiapkan DPUPR

Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan terarah dan berkelanjutan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Grobogan telah menyusun Masterplan Drainase Kota Purwodadi sebagai acuan utama penanganan banjir perkotaan.

Selain itu, DPUPR juga telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) pembangunan drainase yang terintegrasi dengan penataan trotoar, khususnya untuk paket-paket pekerjaan yang didanai melalui pinjaman daerah. Dengan perencanaan teknis tersebut, setiap ruas yang ditangani diharapkan saling terhubung dalam satu sistem drainase kota yang utuh.

Trotoar Representatif untuk Wajah Kota

Tak hanya menyentuh aspek teknis pengendalian banjir, Pemkab Grobogan juga menaruh perhatian besar pada penataan trotoar sebagai bagian dari estetika kota. Pembangunan dan revitalisasi trotoar direncanakan di sejumlah ruas lainnya, antara lain Jalan Sudirman, Jalan Bhayangkara, Jalan KS Tubun, dan Jalan Gatot Subroto, dengan nilai anggaran yang bervariasi mulai dari sekitar Rp1 miliar hingga lebih dari Rp5,5 miliar.

Trotoar-trotoar tersebut dirancang tidak hanya sebagai jalur pejalan kaki, tetapi juga terintegrasi dengan sistem drainase, sehingga mampu mengalirkan limpasan air hujan dari kawasan sekitar alun-alun dan pusat aktivitas warga.

Selaras dengan RPJMD 2025–2029

Program penataan drainase dan trotoar di Kota Purwodadi ini selaras dengan visi RPJMD Kabupaten Grobogan Tahun 2025–2029, yakni mewujudkan Grobogan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan dengan semangat Bangun Deso Noto Kutho.

Dukung Misi Infrastruktur, Lingkungan, dan Pelayanan Publik

Program ini memiliki keterkaitan langsung dengan misi pembangunan infrastruktur daerahpelestarian lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, melalui penyediaan prasarana kota yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Dorong Kota Lebih Tertata dan Nyaman

Dengan dukungan pendanaan yang telah disetujui serta perencanaan teknis yang matang, Pemkab Grobogan optimistis penataan drainase dan trotoar ini akan memberikan dampak nyata bagi pengurangan banjir dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Ke depan, wajah Kota Purwodadi diharapkan tampil lebih rapi, nyaman, dan representatif sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Kabupaten Grobogan.

Bagikan :

Comments are closed.


Deprecated: Directive 'allow_url_include' is deprecated in Unknown on line 0