
Kabupaten Grobogan resmi menjadi salah satu dari 30 kabupaten/kota penerima program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), program penguatan pengelolaan sampah yang didukung pendanaan Bank Dunia. Pada 2027, Grobogan mendapat indikasi hibah sekitar Rp21,4 miliar. Dukungan tahap awal akan difokuskan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu, mulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah, pengembangan TPS3R, hingga penyediaan sarana dan armada pengangkutan. Namun LSDP bukan sekadar soal membeli alat atau membangun fasilitas. Yang ingin dibangun adalah sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, dengan kelembagaan yang kuat, layanan yang semakin luas, masyarakat yang aktif memilah sampah, serta pengolahan yang mampu memberi nilai tambah.
Arahnya sederhana: perlahan meninggalkan pola “kumpul–angkut–buang” menuju “pilah–olah–manfaatkan”. Selanjutnya, tim pemerintah pusat dijadwalkan berkunjung ke Grobogan pada 1 September 2026 untuk melihat kondisi lapangan dan mematangkan rencana pelaksanaan program. Semoga kesempatan ini menjadi langkah besar menuju Grobogan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.





